Forum Community 52
follow @NaisInpoh, Click me!home page!index forum!
Selamat datang di forum komunitas SMA Negeri 52 Jakarta. Enjoy! | Forum ini sudah tidak terurus dengan sebagaimana mestinya. Kontak tcsilencer@gmail.com
What's What's Hot!<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>


Share | .
 

 Tes Pikun Gratis..!!

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Isnan Nugrah Lastiko
Head Administrator
 Head Administrator
avatar

[Gold] #1 Top Posters [Gold] #1 Most Active Topic Starters [Gold] #1 Top Posting Users This Month
Male Aries Monkey
Biography : DotA is my Life
Status : I L♥ve Forum Community 52
Mood Mood :
Jumlah posting : 369
Gold : 999904461
Reputasi : 9
Birthday : 09.04.92
Join date : 08.06.10
Lokasi Lokasi : LimaDua.Nice-Forum.com

Job/Hobbies Job/Hobbies : Bermain GameOnline - DotA

Humor Humor : Beli 1 gratis 3
Browser Browser : Chrome
Pesan : Undang dan ajak teman-teman Anda untuk bergabung bersama
• Forum Community 52 •

PostSubyek: Tes Pikun Gratis..!!   Sat 11 Sep 2010 - 18:02

Sumber: http://beda-ajah.blogspot.com/2010/01/tes-pikun.html

Tau pikun ga bro...?!?!


Aku sendiri lupa siy, apa itu pikun....he he he

Emang penyakit yang satu ini menyebalkan sekali jika datang disaat yang ga tepat. Kebayang ga, kamu mau kuliah lupa bawa tas. Mau belanja ke swalayan, lupa ga bawa dompet dan isinya. Kampret dah....!!!

Aku sendiri sering koq ngalami. Paling pikun tuh, ketinggalan kunci di motor 8x semasa kuliah. Alhasil, kasih duit rokok dah ke tukang parkir. Pernah juga 2 kali kuliah ga bawa tas.

Malah yg paling aneh tuh, saat naek motor nyari-2 slayer (penutup muka) yg notabene nempel dileherku sendiri

Kamprettt.....kampreeettt.....!!!


Nah, disini ada tes pikun lho. Silahkan menikmati tes pikun berikut ini :

  1. Temukan huruf "C" di bawah. Jangan gunakan bantuan cursor yak....!!

    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOCOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
    OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O


  2. Jika kamu telah menemukan huruf "C", sekarang temukan angka "6" di bawah.

    9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999
    9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
    9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
    9999699999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
    9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999999
    9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 99999999999999


  3. Sekarang temukan huruf "N" di bawah. Ini agak lebih sulit.

    MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MNMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
    MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM
    MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM
    MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM


  4. Sekarang temukan huruf "O" di bawah. Ini agak lebih sulit.

    QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ
    QQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQOQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQ QQQQQQQQQQQQQQQQQQQ
    QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ QQQQQQQQQQQQQQQQ


  5. Sekarang temukan huruf "I" di bawah. Ini agak lebih sulit.

    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLI
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLLLLLLL LLLLLLLLLLL
    LLLLLLLLLLLLLLLLLLL LL



Jika kamu bisa melewati 3 tes aja, maka kamu bisa batalkan rencana kunjungan ke ahli neurologi....he he he.

SELAMAT, TERNYATA KAMU GA PIKUN COZ KMU NGOTOT MAKSAIN MATA BUAT MELOTOTIN TUH HURUF...HA HA HA.



TENTANG PENYAKIT PIKUN / ALZHEIMER :


Alzheimer atau kepikunan merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Penyakit Alzheimer bukannya penyakit menular. Penderita Alzheimer mengalami keadaan penurunan daya ingat yang parah sehingga penderita akhirnya tidak lagi mampu mengurus dirinya sendiri.

Alzheimer tergolong sebagai salah satu jenis dementia yang ditandai dengan melemahnya kemampuan bercakap, kemampuan berpikir sehat, daya ingat, kemampuan mempertimbangan, adanya perubahan kepribadian dan tingkah laku yang tidak terkendali. Keadaan ini amat membebani penderita dan juga anggota keluarga yang perlu menjaga dan merawatnya. Menurunnya fungsi ingatan juga memengaruhi fungsi intelektual dan sosial penderitanya.
Sumber penyakit ini belum diketahui dengan pasti, tetapi bukan karena proses penuaan. Sebagian ilmuwan memperkirakan bahwa kepikunan ini berkaitan dengan pembentukan dan perubahan sel-sel saraf yang normal menjadi semacam serat.

Resiko untuk mengidap Alzheimer meningkat seiring dengan pertambahan usia. "Pada usia sekitar 65 tahun, seseorang berisiko lima persen untuk menderita penyakit ini dan risiko ini meningkat dua kali lipat setiap lima tahun,"menurut Ahli Psikogeriatrik, Kantor Pengobatan Psikologi, Fakultas Pusat Pengobatan Universitas Malaya (PPUM), Dr. Esther
Ebeenezer. Meskipun kepikunan seringkali dikaitkan dengan usia lanjut, namun terbukti bahwa penderita Alzheimer yang pertama diidentifikasi adalah seorang perempuan berusia awal 50 tahunan.


SEJARAH PENYAKIT PIKUN :

Penyakit ini ditemukan oleh Dr. Alois Alzheimer pada 1907 ini, dinamakan Alzheimer sesuai nama penemunya. Alzheimer menemukan bahwa syaraf otak penderita Alzheimer tidak hanya
mengerut, bahkan dipenuhi gumpalan protein luar biasa yang disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary). Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein tersebut, dipercaya menyebabkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel saraf ini
menyebabkan syaraf otak yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.

Meskipun sudah ditemukan hampir satu abad yang lalu, Alzheimer tidak seterkenal penyakit yang lain seperti hipertensi, Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) atau pun penyakit jantung. Mungkin karena gejala penyakit Alzheimer tidak segera terlihat, berbeda dengan hipertensi yang dapat dipantau melalui pemeriksaan tekanan darah. Penyakit Alzheimer
tidak terdeteksi karena adanya anggapan bahwa sering lupa adalah hal yang wajar dialami orang berusia lanjut karena faktor usia. Padahal mungkin saja "sering lupa" tersebut merupakan tanda awal penyakit Alzheimer.

Penyakit Alzheimer menjadi lebih dikenal secara meluas setelah mantan Presiden Amerika Serikat yang ke-40, Ronald para Madoers mengemukakan keadaan dirinya dalam suratnya yang tertanggal 5 November 1994. Penelitian klinis terbaru menunjukkan bahwa konsumsi suplemen asam lemak omega-3 dapat memperlambat laju penurunan fungsi kognitif penderita alzheimer
ringan.


GEJALA DAN TINGKAT KEPARAHAN :

Pada taraf ringan gejalanya dapat berupa: lupa dimana menyimpan kunci, lupa mengambil uang kembalian, lupa mau membeli apa di toko, lupa nomor telepon atau tidak ingat mana obat yang setiap hari biasa dimakan.

Pada tingkat menengah: penderita misalnya, lupa mencampurkan gula dalam minuman, garam dalam masakan atau lupa bagaimana cara mengaduk gula di dalam gelas.

Pada tingkat yang parah, penderita sudah tidak mampu melakukan hal-hal mendasar seperti mengurus diri sendiri, tidak lagi mengenali keadaan sekitar rumahnya, tidak mengenali rekan-rekan atau anggota keluarga terdekat.

Penderita Alzheimer dapat menjadi agresif, cepat marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang pernah diminatinya. Penderita tingkat menengah atau parah dapat menunjukkan tingkah laku aneh, seperti menjerit, terpekik atau mengikuti orang ke mana saja, bahkan walau orang tersebut ke WC.

Selain itu, penderita dapat juga mengalami semacam halusinasi seperti mendengar suara atau bisikan halus, atau melihat bayangan menakutkan. Penderita juga kadangkala berjalan mondar
mandir tanpa tujuan dan pola tidur mereka juga berubah. Penderita biasanya akan lebih banyak tidur di siang hari dan terus terjaga pada malam hari. Keadaan tersebut secara tidak langsung memberi tekanan mental kepada perawat atau anggota keluarga yang harus waspada menjaga penderita selama '36 jam' sehari.

Kebanyakan penderita Alzheimer meninggal dunia akibat radang paru-paru atau pneumonia karena mereka tidak dapat melakukan berbagai aktivitas fisik lainnya.
Yang menyedihkan, adalah bahwa orang yang sakit itu sendiri tidak memahami apa yang terjadi pada diri mereka dan memerlukan bantuan orang lain. Berita buruknya penyakit Alzheimer ini, tidak dapat disembuhkan. Tetapi, gejalanya masih dapat dikendalikan dengan obat-obatan.
Obat-obatan yang diberi pada tingkat awal, dapat membantu ingatan penderita seperti fungsi kognitif, aktivitas dan tingkah laku sehari2.


PREVALENSI :

Sekitar tahun 1950-an diperkirakan sekitar 2,5 juta warga dunia menderita penyakit ini. Pada tahun 2003 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan lebih dari satu milyar orang yang berusia di atas 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia menderita Alzheimer.
Peningkatan jumlah penderita Alzheimer berkaitan dengan meningkatnya jumlah warga dunia yang berusia lanjut, dan semakin panjangnya usia atau masa hidup warga dunia. Usia hidup perempuan meningkat hingga mencapai usia 80 tahun dan laki-laki mencapai usia 75 tahun. Selain itu, faktor pemeliharaan kesehatan yang semakin baik dan menurunnya tingkat kelahiran.

Orang yang berisiko menderita Alzheimer:

  • Penderita hipertensi dengan usia di atas 40 tahun
  • Penderita diabetes
  • Kurang berolahraga
  • Kadar kolesterol yang tinggi
  • Faktor keturunan - memiliki keluarga yang menderita Alzheimer pada usia 50-an.





Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://limadua.nice-forum.com http://www.facebook.com/ForumCommunity52 http://twitter.com/52forumotion
 

Tes Pikun Gratis..!!

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Community 52 :: BEBAS BERKREASI :: The Lounge-
Berbagi Hal Unik | JadikanPinter! | Website SMA N 52 Jakarta | Rohis SMA N 52 Jkt | Follow Us On Facebook | Follow Us On Twitter